
Museum Basoeki Abdullah.
Beranda / Article / Enjoy The Arts and Culture / Museum Basoeki Abdullah.

Published | By Administrator
Tentang Basoeki Abdullah
Belanda memiliki Vincent Willem van Gogh, Prancis memiliki Claude Monet, dan Indonesia memiliki Basoeki Abdullah. Sebagai salah satu maestro seni lukis Indonesia, Basoeki Abdullah dikenal melalui karya-karya beraliran naturalis yang mampu menghadirkan figur manusia, alam, dan berbagai objek dengan detail yang memukau. Karya-karyanya telah menghiasi Istana Kepresidenan Republik Indonesia serta berbagai koleksi penting di dalam dan luar negeri.
Sepanjang kariernya, Basoeki Abdullah tidak hanya dikenal sebagai pelukis potret tokoh-tokoh penting dunia, tetapi juga sebagai seniman yang mampu menuangkan gagasan, nilai budaya, dan kritik sosial melalui karya-karyanya. Beberapa lukisan terkenalnya, seperti Ibu Tien Soeharto dan Nyi Roro Kidul, menunjukkan kemampuannya menghadirkan sosok yang tampak hidup dan memiliki daya tarik visual yang kuat.
Museum Basoeki Abdullah
Museum ini menjadi destinasi yang tepat untuk mengenal lebih dekat perjalanan hidup dan karya Basoeki Abdullah, salah satu maestro seni lukis Indonesia. Sebelumnya merupakan kediaman pribadi sang pelukis, museum ini menyimpan berbagai koleksi yang merepresentasikan perjalanan seni, minat, dan kehidupan pribadinya.
Pengunjung dapat menemukan berbagai lukisan karya Basoeki Abdullah dengan beragam gaya dan tema, mulai dari potret tokoh, pemandangan alam, hingga karya-karya yang terinspirasi oleh berbagai peristiwa dan dinamika kehidupan dunia. Selain koleksi lukisan, museum ini juga menyimpan beragam benda koleksi pribadi yang mencerminkan ketertarikan Basoeki Abdullah terhadap seni dan budaya tradisional Indonesia, seperti patung, topeng, wayang, buku, serta koleksi senjata yang dikumpulkan selama hidupnya. Berbagai koleksi tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai sosok Basoeki Abdullah, tidak hanya sebagai pelukis, tetapi juga sebagai pencinta seni dan budaya Nusantara.
Museum Basoeki Abdullah juga menampilkan berbagai benda pribadi yang merefleksikan kehidupan sehari-hari sang maestro. Kehadiran perlengkapan pribadi, buku-buku, serta benda-benda yang berkaitan dengan aktivitas spiritualnya menghadirkan sisi humanis dari seorang seniman besar yang karyanya terus dikenang hingga kini. Museum ini buka setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00–16.00 WIB dan tutup setiap hari Senin serta hari libur nasional. Harga tiket masuk sangat terjangkau, yaitu Rp3.000 untuk anak-anak, Rp5.000 untuk pengunjung umum, dan Rp25.000 untuk wisatawan mancanegara.
Lokasi
Lokasi
Jl. Keuangan Raya No. 19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
Tiket Masuk
Umum: Rp.5.000
Anak-anak: Rp. 3.000
Wisatawan mancanegara: Rp.25.000
Lainnya di kategori ini




