Enjoy Jakarta
Kelenteng Sin Tek Bio, Jejak Sejarah Jakarta di Tengah Keramaian Pasar Baru

Kelenteng Sin Tek Bio, Jejak Sejarah Jakarta di Tengah Keramaian Pasar Baru

Kelenteng Sin Tek Bio, Jejak Sejarah Jakarta di Tengah Keramaian Pasar Baru

Beranda / Article / Enjoy Peninggalan Sejarah / Kelenteng Sin Tek Bio, Jejak Sejarah Jakarta di Tengah Keramaian Pasar Baru

Published | By Administrator

Di balik ramainya kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, tersimpan sebuah tempat bersejarah yang telah menjadi bagian dari perjalanan kota selama lebih dari tiga abad, Kelenteng Sin Tek Bio, atau dikenal juga sebagai Vihara Dharma Jaya, salah satu kelenteng tertua di Jakarta yang diperkirakan berdiri sejak tahun 1698.


Jakarta selalu memiliki ragam cerita dan sejarah ditiap sudutnya. Di antara gedung modern, pusat perbelanjaan, dan padatnya kota Jakarta, masih ada tempat-tempat yang menyimpan warisan budaya dari masa Batavia. Salah satunya adalah Kelenteng Sin Tek Bio.Berada di balik gang kecil kawasan Pasar Baru, kelenteng ini menawarkan pengalaman wisata sejarah dan budaya yang berbeda. Pengunjung tidak hanya dapat mengagumi keindahan arsitektur tradisional Tionghoa, tetapi juga mengenal perjalanan panjang masyarakat Tionghoa yang turut membentuk identitas Jakarta.


Bagi kamu yang gemar menjelajahi sisi autentik ibu kota, Kelenteng Sin Tek Bio menjadi destinasi menarik untuk dimasukkan ke dalam perjalanan wisata berikutnya.



Sejarah kelenteng ini ditelusuri hingga tahun 1698, ketika Jakarta masih dikenal sebagai Batavia. Pada masa itu, kawasan yang kini menjadi pusat perdagangan Pasar Baru belum seramai sekarang. Wilayah sekitarnya masih didominasi lahan pertanian, perkebunan, dan permukiman yang terus berkembang. Menurut sejumlah catatan sejarah, kelenteng ini berawal dari kebutuhan komunitas Tionghoa yang bermukim di sekitar kawasan tersebut untuk memiliki tempat beribadah dan menjalankan tradisi leluhur.


Awalnya, tempat ibadah ini dikenal dengan nama Het Kong Sie Huis Tek. Seiring perkembangan kawasan dan perubahan zaman, nama Sin Tek Bio kemudian digunakan. Kelenteng ini juga dikenal sebagai Vihara Dharma Jaya.Sementara itu, Pasar Baru baru berkembang sebagai kawasan perdagangan pada tahun 1820. Artinya, ketika deretan pertokoan Pasar Baru mulai bermunculan, kelenteng ini telah memiliki sejarah yang panjang. Kini, Sin Tek Bio menjadi pengingat bahwa Jakarta bukan hanya kota metropolitan, melainkan juga ruang pertemuan berbagai budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad.


Kelenteng ini berada di kawasan Gang Kelinci, Jalan Pasar Baru Dalam, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tidak seperti bangunan bersejarah yang berdiri megah di tepi jalan utama, Sin Tek Bio berada di antara pertokoan dan permukiman yang padat. Untuk menemukannya, pengunjung perlu menyusuri lorong kecil dari kawasan Pasar Baru. Perjalanan singkat ini menghadirkan pengalaman tersendiri, seolah mengajak kita menemukan bagian Jakarta yang jarang terlihat dari jalan utama.



Jelajahi Sisi Lain Jakarta di Pasar Baru

Setelah mengenal sejarah Sin Tek Bio, perjalanan dapat dilanjutkan dengan menjelajahi kawasan Pasar Baru.

Sebagai salah satu pusat perdagangan tertua di Jakarta, Pasar Baru memiliki pesona tersendiri melalui deretan toko legendaris, bangunan lama, pusat tekstil, serta pilihan kuliner yang mencerminkan keragaman masyarakatnya.

Kawasan ini menjadi tempat menarik untuk menikmati wisata sejarah, budaya, belanja, dan kuliner dalam satu perjalanan.

Kelenteng Sin Tek Bio mengingatkan kita bahwa destinasi wisata tidak selalu harus megah atau terkenal. Terkadang, pengalaman paling berkesan justru ditemukan di balik gang kecil yang menyimpan cerita panjang.


Jadi, saat menjelajahi Jakarta berikutnya, sempatkan mengunjungi Kelenteng Sin Tek Bio dan temukan sendiri jejak sejarah serta keindahan keberagaman budaya di Jakarta 


Lokasi

Alamat

Belakang Gedung Metro Atom, Jl. Ps. Baru Dalam, RT.1/RW.3, Pasar Baru, Sawah Besar, Central Jakarta City, Jakarta 10710

Jam Operasional

• Senin – Jumat: 08:00 – 17:00 WIB

• Sabtu – Minggu / Hari Besar (seperti Imlek): Jam operasional dapat menyesuaikan atau buka lebih lama (misalnya saat Imlek bisa buka mulai pagi hingga malam hari)

Harga Tiket Masuk

Gratis

Cara Menuju ke Sini

• Dengan KRL Commuter Line

• Turun di Stasiun Juanda (stasiun terdekat dari Pasar Baru).

• Dari Stasiun Juanda, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 5–10 menit ke arah kawasan Pasar Baru dan masuk ke area belakang gedung Metro Atom melewati gang kecil.

• Alternatif lain, Anda juga bisa turun di Stasiun Sawah Besar, lalu jalan kaki atau lanjut naik ojek online singkat menuju Pasar Baru Dalam.


• Dengan Bus TransJakarta

• Gunakan koridor atau rute yang berhenti di Halte Juanda atau Halte Pasar Baru Timur.

• Dari Halte Juanda, berjalan kaki menuju ke arah Pasar Baru dan masuk ke belakang gedung Metro Atom.


• Petunjuk Akhir Menuju Vihara

• Begitu sampai di kawasan Pasar Baru dekat Metro Atom, cari arah menuju tempat makan Bakmi Aboen, lalu masuk ke gang kecil di sekitarnya hingga tiba di lokasi vihara.

Lainnya di kategori ini

 Museum di Tengah Kebun

22 Agustus 2023

Museum di Tengah Kebun

Museum di Tengah Kebun
Dharma Bhakti Temple

12 September 2023

Dharma Bhakti Temple

Dharma Bhakti Temple
GPIB Pniel Jakarta

24 Agustus 2026

GPIB Pniel Jakarta

GPIB Pniel Jakarta

Buletin